Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Ketua MPR Mengatakana Ada Makna Dibalik Pandemi Covid-19, Bisa Menguatkan Ikatan Kesolidaritas Kebangsaan

Jakarta -  Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan tentang hikmah yang bisa dipetik akibat terpaan Pandemi Covid-19 yang sudah setahunan lebih menghantam Indonesia. Yakni meningkat dan menguatnya solidaritas antara masyarakat dalam menghadapi dampak Covid-19. "Di tengah masa sulit menghadapi pandemi dengan berbagai dampaknya, masih ada hikmah yang dapat kita beri. Antara lain menguatnya ikatan solidaritas kebangsaan," ujar Pria yang akrab disapa Bamsoet, saat acara Mimbar Demokrasi dan Kebangsaan yang digelar Fraksi PKS DPR RI, Jumat (27/8). Bamsoet mengatakan meningkatnya solidaritas itu pun tercermin hasil Charities Help Structure ( CAF ), laporan Globe Giving Index (WGI) 2021, yang menempati Indonesia sebagai urutan pertama negara paling dermawan. "Kita patut berbangga, bahwa menurut Charities Help Structure (CAF), laporan Globe Providing Index (WGI) 2021, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia. Sukarelawan negara, lebih banyak ...

Pihak yang Berwajib Masih Menelusuri Hilangnya Hp Amalia Korban Kasus Pembunuhan di Bagasi Alphard

Subang -  Polisi hingga saat ini masih memeriksa kasus pembunuhan seorang ibu bernama Tuti Herawati atau TH (55) dan anak perempuannya, Amalia Mustika Ratu atau AMR (22 ). Jasad ibu-anak itu ditemukan di dalam bagasi Toyota Alphard di halaman rumahnya di kawasan Jalan Cagak, Subang, Rabu (18/8/2021). Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen sebelumnya menyebut tidak ada barang hilang di rumah korban usai polisi menyelidiki kasus tersebut. Namun, menurut Kapolres Subang AKBP Sumarni, ternyata ada barang hilang. Barang yang hilang adalah handphone (HP) milik Amalia. Sumarni tidak menjelaskan merek apa handphone Amalia yang hilang itu. "Kita masih cari HP anaknya yang hilang. Selain itu, tidak ada lagi barang yang hilang," kata Sumarni kepada wartawan, Jumat (20/8). Lebih lanjut Sumarni mengatakan saat ini institusinya sudah memeriksa 10 orang saksi. Termasuk suami dan ayah korban, Yosep (55 ). Selain itu, sejumlah tetangga korban juga sudah dimintai keterangan dalam hal i...

Akibat Vaksin Terlambat Datang, Warga Solo Gagal Vaksinasi

Jakarta - Puluhan warga gagal mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua yang diadakan Korem 074/Warastratama Surakarta, Kamis (12/8). Mereka terlihat antre di klinik milik TNI AD kompleks RST Slamet Riyadi, Gendengan. Kegagalan tersebut diduga akibat vaksin Sinovac dosis kedua terlambat datang. Sejumlah peserta vaksin mengaku mendapatkan pemberitahuan melalui SMS untuk datang ke lokasi tersebut hari ini. "Saya mendapatkan pemberitahuan secara online untuk datang ke Denkesyah Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta hari ini. Setelah sampai di sini ternyata vaksin dosis kedua belum datang,"ujar Eka Arista (21 ), salah satu peserta vaksinasi. Eka mengaku hanya diminta untuk didata saja, dan akan dikabari petugas jika vaksin sudah datang. Ia berharap vaksin dosis kedua bisa segera datang. Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Deddy Suryadi membenarkan adanya keterlambatan vaksin Sinovac untuk dosis kedua. Pihaknya baru mengambil vaksin tersebut ke Semarang. "Ka...