Pihak yang Berwajib Masih Menelusuri Hilangnya Hp Amalia Korban Kasus Pembunuhan di Bagasi Alphard
Subang - Polisi hingga saat ini masih memeriksa kasus pembunuhan seorang ibu bernama Tuti Herawati atau TH (55) dan anak perempuannya, Amalia Mustika Ratu atau AMR (22 ).
Jasad ibu-anak itu ditemukan di dalam bagasi Toyota Alphard di halaman rumahnya di kawasan Jalan Cagak, Subang, Rabu (18/8/2021).
Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen sebelumnya menyebut tidak ada barang hilang di rumah korban usai polisi menyelidiki kasus tersebut.
Namun, menurut Kapolres Subang AKBP Sumarni, ternyata ada barang hilang. Barang yang hilang adalah handphone (HP) milik Amalia. Sumarni tidak menjelaskan merek apa handphone Amalia yang hilang itu.
"Kita masih cari HP anaknya yang hilang. Selain itu, tidak ada lagi barang yang hilang," kata Sumarni kepada wartawan, Jumat (20/8).
Lebih lanjut Sumarni mengatakan saat ini institusinya sudah memeriksa 10 orang saksi. Termasuk suami dan ayah korban, Yosep (55 ). Selain itu, sejumlah tetangga korban juga sudah dimintai keterangan dalam hal ini.
Diduga pelaku merupakan orang dekat. Pelaku dan korban sempat cekcok/berselisih, ditandai dengan kondisi perabotan di rumah yang agak berantakan.
Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen mengungkapkan ibu dan putrinya berinisial TH atau Tuti Herawati (55) dan AMR atau Amalia Mustika Ratu (23 ), yang jasadnya diletakkan di bagasi Toyota Alphard di rumahnya di Jalan Cagak, Subang, diyakini dibunuh orang dekat.
Zulkarnaen mengatakan saat ini, polisi sedang mengejar pelaku.
"Motifnya belum diketahui jelas, yang pasti korban kenal dengan pelaku," kata Zulkarnaen, Jumat (20/8).
Menurutnya, dugaan sementara itu merupakan hasil dari penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi peristiwa pembunuhan itu yang berada di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.
"Penyerangannya tidak menimbulkan kerusakan. Posisinya sempat berantem juga kalau dilihat dari TKP," kata dia.
Adapun temuan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (18/8) pagi hari. Dua korban pembunuhan itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi mobil mewah Alphard.
Awalnya dua sosok ibu dan anak yang tak bernyawa itu ditemukan oleh sang suami bernama Yosep (55 ). Saat itu sang suami terkejut dengan kondisi rumah yang sudah berantakan. Suaminya saat itu baru pulang dari luar kota.
Kemudian juga ditemukan ceceran darah diduga dari korban yang mengarah kepada mobil yang berada di tempat parkir kediaman korban tersebut.
Polisi juga menyatakan tidak ada barang yang hilang akibat adanya peristiwa tersebut. Sehingga diduga tidak ada modus perampokan dalam aksi pembunuhan di Subang itu.
Jasad ibu-anak itu ditemukan di dalam bagasi Toyota Alphard di halaman rumahnya di kawasan Jalan Cagak, Subang, Rabu (18/8/2021).
Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen sebelumnya menyebut tidak ada barang hilang di rumah korban usai polisi menyelidiki kasus tersebut.
Namun, menurut Kapolres Subang AKBP Sumarni, ternyata ada barang hilang. Barang yang hilang adalah handphone (HP) milik Amalia. Sumarni tidak menjelaskan merek apa handphone Amalia yang hilang itu.
"Kita masih cari HP anaknya yang hilang. Selain itu, tidak ada lagi barang yang hilang," kata Sumarni kepada wartawan, Jumat (20/8).
Lebih lanjut Sumarni mengatakan saat ini institusinya sudah memeriksa 10 orang saksi. Termasuk suami dan ayah korban, Yosep (55 ). Selain itu, sejumlah tetangga korban juga sudah dimintai keterangan dalam hal ini.
Diduga pelaku merupakan orang dekat. Pelaku dan korban sempat cekcok/berselisih, ditandai dengan kondisi perabotan di rumah yang agak berantakan.
Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen mengungkapkan ibu dan putrinya berinisial TH atau Tuti Herawati (55) dan AMR atau Amalia Mustika Ratu (23 ), yang jasadnya diletakkan di bagasi Toyota Alphard di rumahnya di Jalan Cagak, Subang, diyakini dibunuh orang dekat.
Zulkarnaen mengatakan saat ini, polisi sedang mengejar pelaku.
"Motifnya belum diketahui jelas, yang pasti korban kenal dengan pelaku," kata Zulkarnaen, Jumat (20/8).
Menurutnya, dugaan sementara itu merupakan hasil dari penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi peristiwa pembunuhan itu yang berada di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.
"Penyerangannya tidak menimbulkan kerusakan. Posisinya sempat berantem juga kalau dilihat dari TKP," kata dia.
Adapun temuan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (18/8) pagi hari. Dua korban pembunuhan itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi mobil mewah Alphard.
Awalnya dua sosok ibu dan anak yang tak bernyawa itu ditemukan oleh sang suami bernama Yosep (55 ). Saat itu sang suami terkejut dengan kondisi rumah yang sudah berantakan. Suaminya saat itu baru pulang dari luar kota.
Kemudian juga ditemukan ceceran darah diduga dari korban yang mengarah kepada mobil yang berada di tempat parkir kediaman korban tersebut.
Polisi juga menyatakan tidak ada barang yang hilang akibat adanya peristiwa tersebut. Sehingga diduga tidak ada modus perampokan dalam aksi pembunuhan di Subang itu.
Komentar
Posting Komentar