Seorang Ibu Tewas Diserang Anjing Jenis Pitbull Demi Menyelamatkan 2 Putrinya

Jakarta - Seorang ibu di Oregon, Amerika Serikat, tewas diterkam anjing pitbull demi menyelamatkan anak-anaknya dari serangan. Perempuan bernama Brownish-yellow LaBelle (42) itu diserang di rumahnya di Kota Myrtle Factor pada 24 September lalu setelah mengeluarkan dua putrinya.

Saksi mata yang merupakan penduduk setempat, April Shaw, mengatakan dia mendengar suara teriakan dan menemukan salah satu putri korban dalam keadaan panik.

"Itu pemandangan sangat buruk. Ada tetangga yang menahan seekor anjing cukup besar dan saya hanya berlari menuju Brownish-yellow. Dia tidak bergerak ketika itu,"ujarnya, dikutip dari Daily Celebrity, Rabu (29/9/2021).

Brownish-yellow dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter namun dinyatakan meninggal keesokan harinya. Mantan suami Brownish-yellow yang juga ayah dari dua putri mereka, Josef Dieckman, menyampaikan penyesalannya atas kejadian itu.

"Satu hal yang saya ingin orang tahu adalah, hal terakhir yang dia lakukan menyelamatkan nyawa anak-anaknya. Saya akan berterima kasih selamanya untuk ini,"kata Dieckman.

Brownish-yellow meneriaki anak-anaknya agar keluar rumah dan mengganti posisi kedua putrinya menjadi obyek yang diterkam anjing. Jaksa Wilayah Coss County Paul Frasier mengatakan, anjing tersebut merupakan campuran bulldog dan pitbull yang dikenal sering menyerang manusia.

Pemilik anjing diketahui bernama Sara Nicholes. Dia menitipkan hewan tersebut kepada seseorang bernama Jeremy Robertson yang saat kejadian sedang bermain ke rumah korban sambil mengajak jalan anjing itu.

Pihak berwenang mengatakan anjing itu memiliki berat lebih dari 60 kilo. Frasier menambahkan, penyelidikan masih berlangsung untuk memutuskan apakah ada tuntutan yang harus diajukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Salah Satu Anggota TNI Asal Sintang yang Gugur di Papua Akan Dimakamkan di Ketungau Tengah

Akibat Vaksin Terlambat Datang, Warga Solo Gagal Vaksinasi

Ketua MPR Mengatakana Ada Makna Dibalik Pandemi Covid-19, Bisa Menguatkan Ikatan Kesolidaritas Kebangsaan