Pemerintah Arab Saudi Berikan Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Kepada Warganya yang Berusia 18 Tahun Keatas
Riyadh - Arab Saudi pada Rabu menyerukan warganya untuk mendaftar suntikan penguat (booster) vaksin Covid-19 atau dosis ketiga, jika mereka berusia 18 tahun ke atas, menurut Kementerian Kesehatan.
"Sekarang, memungkinkan untuk mendaftar dosis penguat vaksin Covid-19 untuk kelompok usia (18) dan lebih, setelah (6) bulan berlalu sejak mendapatkan dosis kedua, dengan mendaftar janji temu melalui aplikasi 'Sehaty' dan 'Tawakkalna'," jelas Kementerian Kesehatan Arab Saudi di Twitter, dilansir Al Arabiya, Kamis (21/10).
"Kami menganjurkan mereka yang memiliki risiko kesehatan untuk segera dan mengambil dosis ketiga untuk memperkuat imunitas mereka," jelasnya.
Arab Saudi mulai memperlonggar pembatasan Covid-19 awal pekan ini, mengizinkan perkumpulan dan mencabut kewajiban masker bagi mereka yang telah divaksinasi dua dosis.
Pemakaian masker di ruang-ruang terbuka tidak lagi diwajibkan bagi orang yang telah divaksinasi penuh, walaupun warga harus tetap memakainya di ruang-ruang tertutup dan kawasan yang tidak dipantai aplikasi pelacakan Tawakkalna.
Pada Agustus, negara kerajaan ini melarang warga dan penduduk yang tidak divaksinasi memasuki gedung-gedung publik, termasuk mal dan restoran.
Pada Rabu, Arab Saudi melaporkan 47 kasus baru virus corona, sehingga complete kasus di negara itu mencapai 548.065. Negara kerajaan ini telah memberikan 44 juta dosis vaksin Covid-19.
"Sekarang, memungkinkan untuk mendaftar dosis penguat vaksin Covid-19 untuk kelompok usia (18) dan lebih, setelah (6) bulan berlalu sejak mendapatkan dosis kedua, dengan mendaftar janji temu melalui aplikasi 'Sehaty' dan 'Tawakkalna'," jelas Kementerian Kesehatan Arab Saudi di Twitter, dilansir Al Arabiya, Kamis (21/10).
"Kami menganjurkan mereka yang memiliki risiko kesehatan untuk segera dan mengambil dosis ketiga untuk memperkuat imunitas mereka," jelasnya.
Arab Saudi mulai memperlonggar pembatasan Covid-19 awal pekan ini, mengizinkan perkumpulan dan mencabut kewajiban masker bagi mereka yang telah divaksinasi dua dosis.
Pemakaian masker di ruang-ruang terbuka tidak lagi diwajibkan bagi orang yang telah divaksinasi penuh, walaupun warga harus tetap memakainya di ruang-ruang tertutup dan kawasan yang tidak dipantai aplikasi pelacakan Tawakkalna.
Pada Agustus, negara kerajaan ini melarang warga dan penduduk yang tidak divaksinasi memasuki gedung-gedung publik, termasuk mal dan restoran.
Pada Rabu, Arab Saudi melaporkan 47 kasus baru virus corona, sehingga complete kasus di negara itu mencapai 548.065. Negara kerajaan ini telah memberikan 44 juta dosis vaksin Covid-19.
Komentar
Posting Komentar